Shadow

HMI MPO Komisariat Stikes Yahya Bima Gelar Diskusi Publik Filsafat Perempuan

KABUPATEN BIMA – HMI MPO Komisariat Stikes Yahya Bima menggelar Diskusi Publik dengan tema Filsafat Perempuan. Rabu (17/03/2021). Pada kesempatan itu, HMI menggandeng Pembicara Arif Sofyandi dan ia juga adalah seorang penulis.

Sesi Foto Bersama Usai Diskusi. Foto – Van.

Dalam sambutannya Ketua Umum HMI Komisariat Stikes Yahya Bima, Nurhalisah menyampikan bahwa tema tentang Filsafat Perempuan adalah agar perempuan menemukan cinta dan kebijaksanaan pada dirinya. Sehingga perempuan dapat menemukan identitas hingga hakikat dirinya diciptakan”Ucapnya.

“Perempuan adalah Rahim peradaban yang menentukan masa depan suatu bangsa, maka mereka harus mengahui tentang dirinya.” Jelasnya Nurhalisah.

Sementara itu, Narasumber Arif Sofyandi menjalaskan perempuan harus mengerti kemuliaan pada dirinya, sehingga mereka dapat menjaga kemulian yang diberikan oleh Allah SWT. karena kemuliaan seorang perempuan bergantung pada kemampuan menjaga dirinya.

“Perempuan juga, merepakan makhluk yang dekat dengan Tuhan, karena Tuhan telah memberikan kepercayaan dan cinta kepada perempuan yang tidak dimiliki oleh lelaki”Terangnya.

“Diantara kemuliaan perempuan adalah surga ada dibawah telapak kakinya. Ia mengandung, melahirkan, menyusui dan segala sesuatu kepercayaan tuhan kepadanya”Jelas Arif.

“Perkembangan perempuan dari masa- kemasa, dari perspektif budaya-budaya seperti Yunani, Romawi, Yahudi, Hinduisme hingga Islam dan islam sempurna mengatur tentang hak dan kewajiban perempuan”Lanjut Penulis buku sabda rindu itu.

Ia juga mengutip kisah dalam Al -Quran tetang Asyah dan Fir’aun, istri yang tetap beriman kepada Allah walaupun suaminya ingkar, Yusuf dan Zulaikha hingga Robiatul Adwiah dan Imam Hasan Al Basri yang menolak cinta manusia demi Cinta Allah, Juga banyak pendekatan Qur’an dan hadist yang disampaikan”. Seperti” Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita (istri) yang sholehah (HR. Muslim). Perempuan adalah permata yang harus dijaga, karena itu, setiap perempuan harus menjaga kemuliaan dirinya”.

“Setiap perempuan dalam islam adalah Ratu, tidak ada yang dapat menyentuh kecuali mahramnya. Seperti itulah Allah mengatur, bagaimana mulianya seorang perempuan dalam islam”.Tegasnya.

Mengutip buku sabda Rindu yang disampaikan, Perempuan Hebat itu adalah perempuan yang mampu menjaga pandanganya, lisannya dan kehormatan dirinya. Di forum tersebut, diberikan kesempatan kepada 5 orang penanya dengan berbagai pandangan yang kritis dan pertanyaan tersebut dijawab semua oleh narasumber.

Diskusi tersebut juga selain dihadiri oleh Kader HMI Stikes Yahya, juga dihadiri oleh Ketua HMI Komisariat STKIP Bima, anggota Komisariat Stisip Mbojo Bima dan mahasiswa lainnya dan kegiatan berjalan dengan lancar dan hikmah, ditutup dengan do’a dan langsung menjalankan sholat magrib secara berjamaah. (Van).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *