Shadow

Korban Dugaan Penipuan BANK BRI Dompu Kerap Mendapat Ancaman

Kabupaten Dompu – Pengakuan Muhammad warga Kelurahan Kandai Dua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB korban dugaan penipuan oleh oknum Bank BRI cabang Dompu sampai saat ini belum pernah menerima buku rekening angsuran Bank.

Muhammad dan Istri

Padahal, uang kredit senilai 200 juta tertanggal Bulan Agustus 2015 lalu telah cair. Namun anehnya buku rekening angsuran sampai detik ini belum ia terima dari pihak Bank BRI Dompu.

“Saya sama sekali belum menerima buku rekening. Alasannya saat itu akan diserahkan belakangan oleh oknum berinisial S (karyawan Bank) masa itu,” kata Muhammad, Minggu (28/3/2021) sekira pukul 20.00 Wita saat dikonfirmasi dirumahnya.

Pentingnya buku itu untuk mengetahui seberapa besar tunggakan dan sudah berapa banyak angsuran telah terbayar. Masa itu ia tidak persoalkan karena belum mengetahui seberapa penting buku rekening tersebut.

“Setelah ada masalah yang dialami baru kami ketahui bahwa buku rekening sangatlah berharga bagi seorang nasabah,” ungkap Muhammad.

Adapun masalah yang dihadapi keluarga ini yaitu satu unit rumah permanen sebagai jaminan telah dinyatakan milik Bank BRI dengan pembuktian agunan ini telah dilelang sepihak oleh PT. Persero BRI cabang Dompu.

“Padahal kami tidak pernah bermasalah dengan angsuran tiba tiba rumah saya sudah dilelang tanpa ada surat pemberitahuan terlebih dahulu,” katanya.

Anehnya, kata Muhammad, pihak Bank enggan bertemu dengan korban. Pernah ada upaya dipertemukan oleh pihak pihak terkait namun Direktur selalu berada diluar kota. Akibatnya, masalah ini korban selalu saja diintimidasi oleh oknum oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Jujur, saya selalu saja didatangi oleh orang yang saya tidak dengan mengancam untuk keluar dari rumah ini,” pungkasnya. *Bang Can

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *