Shadow

Opini

Investasi Industrialisasi Budidaya Ikan Salmon di Nusa Tenggara Barat

Investasi Industrialisasi Budidaya Ikan Salmon di Nusa Tenggara Barat

Opini
Penulis: Rusdianto Samawa, Pendiri Teluk Saleh Institute. "Beberapa investor, saya coba pertemukan dengan Gubernur NTB Bang Zul. Terutama dari Norwegia. Negara yang sudah berhasil budidaya Ikan Salmon untuk pasokan dunia Semoga ini berhasil membawa NTB sebagai Provinsi nomor wahid budidaya Ikan Salmon. Tentu harapannya: mobilisasi logistik pangan MotorGP 2021, Rencana Event Balap Sepeda Internasional di Sumbawa, Pembangunan Tol Laut Kayangan - Poto Tano berjarak 41km dan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Santong di Kawasan Ekonomi Perikanan Teluk Santong. Ini harapan kita semua agar NTB kedepan menuju Kegemilangan." Kedatangan investor Norwegia pada November lalu ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bertemu dan bersilaturahmi dengan Gubernur NTB yang bervisi Gemilang itu: Bang Zulki...
Kebijakan Fiskal Kelautan – Perikanan, Daerah Perlu Pengelolaan Terintegrasi

Kebijakan Fiskal Kelautan – Perikanan, Daerah Perlu Pengelolaan Terintegrasi

Opini
Penulis: Rusdianto Samawa, Front Nelayan Indonesia (FNI). Potensi sumber daya perikanan dan kelautan di berbagai daerah diseluruh Indonesia begitu besar. Jelas, harus mendapat perhatian serius kedepannya. Sektor Kelautan Perikanan menjadi penopang pertumbuhan perekonomian Tanah Air. Terutama daerah penghasil komoditas ekspor. Untuk itu, pemerintah wajib berupaya meningkatkan produksi pelaku usaha di sektor khusus Kelautan Perikanan, sehingga strata perekonomian dapat tumbuh secara baik. Pemerintah membantu pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan dengan mengeluarkan kebijakan fiskal yang lebih berpihak kepada dunia usaha. Prinsipnya pengusaha berharap kemudahan aturan baik fiskal maupun peraturan di KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) serta Peraturan Daerah yang memudah...
Drakula Berwujud Manusia

Drakula Berwujud Manusia

Opini
Oleh : ARIFUDIN Albert J. Bernastein dalam bukunya yang laris, Emational Vampires: Dealing With People Who Drain You Dry (2001), menggunakan istilah "drakula" untuk menggambarkan "keserakahan" manusia. Bahkan Theodore Millon dalam buku monumentalnya, Disorders of Personality: DSM-IV (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders) and Beyond (1996), melukiskan arogansi drakula yang berwujud manusia. Adapun ciri-ciri tampilan drakula yang berwujud manusia antara lain, dia lihai melanggar norma, hukum, dan aturan sosial. Hukum dan aturan hanya berlaku untuk orang lain, bukan untuk dirinya sendiri. Mereka mencari keuntungan diri sendiri, bahkan sangat peka akan hak sendiri tanpa peduli hak orang lain. Diri sendiri dianggap penting, orang lain tiada artinya. "Drakula emosi" m...
Pilkada Untuk Menyatukan, Bukan Memecah Belah

Pilkada Untuk Menyatukan, Bukan Memecah Belah

Opini
Oleh : HM Agoes Soeryanto (Pengurus FKPPI XXV-05 Cab Dompu/mantan pengurus PWI perwakilan Dompu) Di dunia olah raga, Sportifitas merupakan sikap adil, jujur terhadap lawan yang menjadi nilai utama. Saat ini di Kab Dompu, sedang mengalami ujian sportifitas dalam tikungan tajam demokrasi Pemilukada (Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Dompu periode 2021-2026). Masih diuji di lapangan, apakah pihak yang kalah dapat sportif menerima dan mengakui kekalahannya. Olah raga tidak hanya membuat tubuh dan mental sehat, melainkan olahraga juga kental dengan nilai-nilai filosofi. Dalam dunia olah raga, selalu ada yang namanya kompetisi, menang dan kalah. Segenap insan olahraga paham betul azas penting dalam kompetisi adalah fairness, mematuhi regulasi yang ada, menjunjung tinggi moral, keadilan...
Geliat Industrialisasi & Kebangkitan UMKM NTB

Geliat Industrialisasi & Kebangkitan UMKM NTB

Opini
Rahman Alif Berbicara tentang industrialisasi dan berbagai produk UKM NTB maka tidak terlepas dari peran Dinas Perindustrian NTB, , sebagai Mentor Bang Zul Zulkieflimansyah memiliki pandangan bahwa kesejahteraan hanya dapat dicapai dengan menghadirkan berbagai Industri olahan di NTB, dengan membangkitkan semangat UMKM untuk terus melakukan berbagai gebrakan inovasi-inovasi dengan mengintervensi akses pasar maupun peningkatan kualitas SDM dan alat produksi, yang merupakan aspek mendasar dalam geliat industrialisasi di NTB. Butuh waktu dan kerja keras dalam melakukan penetrasi pasar dengan cepat dalam ukuran yang massiv, NTB telah mencetak 550 Mesin yang akan mendukung produksi agar lebih efisien dan cepat, dengan harapan perda Wajib beli Produk NTB benar2 berdaulat dan harus diduk...
Gubernur  NTB Menguatkan Pondasi Ekonomi Masa Depan

Gubernur NTB Menguatkan Pondasi Ekonomi Masa Depan

Opini
Oleh: Direk. Real Freedom Institie NTB Muh. Alifuddin (Rahman Alif) Mataram -NTB dibawah kepemimpinan Bang Zul sangat berbeda, kecepatan dalam merumuskan berbagai langkah strategis patut di apresiasi. Mengutip kata Gubernur NTB; bang Zul "Selalu ada cahaya di ujung terowongan". NTB saat ini sedang mendorong kuat pertumbuhan UKM/IKM kita ditengah ujian yang NTB hadapi, tidak menutup mata kita dengan gaya kepemimpinan Gubenur NTB saat ini, yang selalu melihat peluang di tengah kesulitan, keseriusan mendorong hadirnya Inovasi tekhnologi yang didukung dengan pemanfaatan industri permesinan merupakan cara yang tepat dan dalam medorong pertumbuhan ekonomi dan menjawab kemajuan di era ini. NTB dan Dunia menghadapi Pandemi Covid -19, begitu banyak pelajaran yang dapat diambil hikmahny...
Aku Bermimpi Jadi Koruptor

Aku Bermimpi Jadi Koruptor

Opini
Matawarta.id.- Banyaknya aduan warga desa yang dikirimkan melalui inbox Koalisi Masyarakat Pemantau Desa (KOMPAS) terkait dugaan perilaku KKN oleh Pemerintah Desa. Saya tertimpa mimpi karenanya, dalam mimpi tersebut saya menjadi Koruptor. Dalam mimpi itu saya menjadi Kepala Desa yang sangat kaya, rasanya tidak seorangpun yang mempunyai gambaran betapa besar kekayaan yang saya peroleh dari korupsi yang saya lakukan di desa saya. Semuanya bisa dibeli dengan uang dan memberikan jabatan kepada warga desa yang vokal. Dalam suatu pesta kampung ketika saya mabuk, saya berkata, I am the Lord, Iam the Low, I am the richest man in village. Mimpi selalu kacau, dalam melakukan korupsi saya selalu menyalahgunakan semua celah yang ada. Yang paling muda dan sederhana yang saya lakukan sebagai K...
Siapakah Kita Menerapkan New Normal?

Siapakah Kita Menerapkan New Normal?

Opini
Oleh : Ketua DPD PGK Mataram, Arifudin. Pada awal bulan Maret lalu, dua kasus positif Covid-19 di Indonesia, pemerintah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan tujuan untuk mencegah dan mengurangi angka penyebaran. Jika ditilik dari sejarah, sebenarnya perilaku PHBS telah digaungkan sejak dulu, tetapi tidak diterapkan secara benar-benar, bahkan kebanyakan mengabaikan. Mencuci tangan terlupakan, terasa awam dan berlebihan menggunakan masker, hingga etika bersih dan batuk yang terlupakan. Perilaku tersebut merupakan hal yang normal dilakukan. Kondisi tersebut kini berubah. Masyarakat bergerak dengan cepat dan mengubah perilaku normal tersebut dalam menghadapi pandemi Covid-19. Tidak hanya di Indonesia, masyarakat di s...
Narkoba di Biskota FM dan Inovasi Gila Hurri Nugroho

Narkoba di Biskota FM dan Inovasi Gila Hurri Nugroho

Opini
Oleh : Syarifuddin Azis (PNS di Humas DPRD Kabupaten Bima) Matawarta.id - Hurri Nugroho, sekilas dari namanya kita bisa menebak Ini bukan orang asli Bima, Sumbawa ataupun Lombok. Memang betul karena pria gagah ini berasal dari Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Namun karena panggilan tugas dan pengabdian pada bangsa dan negara. Pria kelahiran 11 September 1973 ini untuk sementara menjadi bagian dari keluarga besar Bima dan Dompu, karena diatas pundaknya dibebankan tugas maha berat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bima, meski demikian dalam struktur kerja di BNN, Kepala BNN Kabupaten Bima membawahi langsung wilayah kerja di 3 (tiga) Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu dan Kota Bima. Saya secara personal tak mengenal terlalu dekat dengannya, hany...
Badai Di Media, Namun Indah Bersama Rakyat

Badai Di Media, Namun Indah Bersama Rakyat

Opini
Oleh : Ompu Toi Matawarta.id. - Diufuk senja tanah para ncuhi, gemerlap politik selalu menghiasai panggung demokrasi sembari menerawang dan memikirkan Bima bersemedi bersama hangatnya kopi hitam . Ku mencoba coret coret dan menilisik media terutama di panggung media sosial (Facebook,IG dll) banyak berseliwearan tentang iklim politik Bima. Musim pancaroba politik kian makin panas dan tensi politik yang tinggi dengan hadirnya para penantang dan Rival politik daerah, dan tak sedikit Rival menggunakan kekuatan media untuk menutup dan tutupi kelebihan dan kesuksesan DILAN dengan hanya menampilkam segelintir kegagalannya, sehingga yang terjadi sekarang Bima dalam banjiran kritikan yang bertendensius yang berpecah kongsi dan mungkin tampil sebagai barisan oposisi, dengan mendokumenta...