Shadow

Opini

Geliat Industrialisasi & Kebangkitan UMKM NTB

Geliat Industrialisasi & Kebangkitan UMKM NTB

Opini
Rahman Alif Berbicara tentang industrialisasi dan berbagai produk UKM NTB maka tidak terlepas dari peran Dinas Perindustrian NTB, , sebagai Mentor Bang Zul Zulkieflimansyah memiliki pandangan bahwa kesejahteraan hanya dapat dicapai dengan menghadirkan berbagai Industri olahan di NTB, dengan membangkitkan semangat UMKM untuk terus melakukan berbagai gebrakan inovasi-inovasi dengan mengintervensi akses pasar maupun peningkatan kualitas SDM dan alat produksi, yang merupakan aspek mendasar dalam geliat industrialisasi di NTB. Butuh waktu dan kerja keras dalam melakukan penetrasi pasar dengan cepat dalam ukuran yang massiv, NTB telah mencetak 550 Mesin yang akan mendukung produksi agar lebih efisien dan cepat, dengan harapan perda Wajib beli Produk NTB benar2 berdaulat dan harus diduk...
Gubernur  NTB Menguatkan Pondasi Ekonomi Masa Depan

Gubernur NTB Menguatkan Pondasi Ekonomi Masa Depan

Opini
Oleh: Direk. Real Freedom Institie NTB Muh. Alifuddin (Rahman Alif) Mataram -NTB dibawah kepemimpinan Bang Zul sangat berbeda, kecepatan dalam merumuskan berbagai langkah strategis patut di apresiasi. Mengutip kata Gubernur NTB; bang Zul "Selalu ada cahaya di ujung terowongan". NTB saat ini sedang mendorong kuat pertumbuhan UKM/IKM kita ditengah ujian yang NTB hadapi, tidak menutup mata kita dengan gaya kepemimpinan Gubenur NTB saat ini, yang selalu melihat peluang di tengah kesulitan, keseriusan mendorong hadirnya Inovasi tekhnologi yang didukung dengan pemanfaatan industri permesinan merupakan cara yang tepat dan dalam medorong pertumbuhan ekonomi dan menjawab kemajuan di era ini. NTB dan Dunia menghadapi Pandemi Covid -19, begitu banyak pelajaran yang dapat diambil hikmahny...
Aku Bermimpi Jadi Koruptor

Aku Bermimpi Jadi Koruptor

Opini
Matawarta.id.- Banyaknya aduan warga desa yang dikirimkan melalui inbox Koalisi Masyarakat Pemantau Desa (KOMPAS) terkait dugaan perilaku KKN oleh Pemerintah Desa. Saya tertimpa mimpi karenanya, dalam mimpi tersebut saya menjadi Koruptor. Dalam mimpi itu saya menjadi Kepala Desa yang sangat kaya, rasanya tidak seorangpun yang mempunyai gambaran betapa besar kekayaan yang saya peroleh dari korupsi yang saya lakukan di desa saya. Semuanya bisa dibeli dengan uang dan memberikan jabatan kepada warga desa yang vokal. Dalam suatu pesta kampung ketika saya mabuk, saya berkata, I am the Lord, Iam the Low, I am the richest man in village. Mimpi selalu kacau, dalam melakukan korupsi saya selalu menyalahgunakan semua celah yang ada. Yang paling muda dan sederhana yang saya lakukan sebagai K...
Siapakah Kita Menerapkan New Normal?

Siapakah Kita Menerapkan New Normal?

Opini
Oleh : Ketua DPD PGK Mataram, Arifudin. Pada awal bulan Maret lalu, dua kasus positif Covid-19 di Indonesia, pemerintah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan tujuan untuk mencegah dan mengurangi angka penyebaran. Jika ditilik dari sejarah, sebenarnya perilaku PHBS telah digaungkan sejak dulu, tetapi tidak diterapkan secara benar-benar, bahkan kebanyakan mengabaikan. Mencuci tangan terlupakan, terasa awam dan berlebihan menggunakan masker, hingga etika bersih dan batuk yang terlupakan. Perilaku tersebut merupakan hal yang normal dilakukan. Kondisi tersebut kini berubah. Masyarakat bergerak dengan cepat dan mengubah perilaku normal tersebut dalam menghadapi pandemi Covid-19. Tidak hanya di Indonesia, masyarakat di s...
Narkoba di Biskota FM dan Inovasi Gila Hurri Nugroho

Narkoba di Biskota FM dan Inovasi Gila Hurri Nugroho

Opini
Oleh : Syarifuddin Azis (PNS di Humas DPRD Kabupaten Bima) Matawarta.id - Hurri Nugroho, sekilas dari namanya kita bisa menebak Ini bukan orang asli Bima, Sumbawa ataupun Lombok. Memang betul karena pria gagah ini berasal dari Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Namun karena panggilan tugas dan pengabdian pada bangsa dan negara. Pria kelahiran 11 September 1973 ini untuk sementara menjadi bagian dari keluarga besar Bima dan Dompu, karena diatas pundaknya dibebankan tugas maha berat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bima, meski demikian dalam struktur kerja di BNN, Kepala BNN Kabupaten Bima membawahi langsung wilayah kerja di 3 (tiga) Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu dan Kota Bima. Saya secara personal tak mengenal terlalu dekat dengannya, hany...
Badai Di Media, Namun Indah Bersama Rakyat

Badai Di Media, Namun Indah Bersama Rakyat

Opini
Oleh : Ompu Toi Matawarta.id. - Diufuk senja tanah para ncuhi, gemerlap politik selalu menghiasai panggung demokrasi sembari menerawang dan memikirkan Bima bersemedi bersama hangatnya kopi hitam . Ku mencoba coret coret dan menilisik media terutama di panggung media sosial (Facebook,IG dll) banyak berseliwearan tentang iklim politik Bima. Musim pancaroba politik kian makin panas dan tensi politik yang tinggi dengan hadirnya para penantang dan Rival politik daerah, dan tak sedikit Rival menggunakan kekuatan media untuk menutup dan tutupi kelebihan dan kesuksesan DILAN dengan hanya menampilkam segelintir kegagalannya, sehingga yang terjadi sekarang Bima dalam banjiran kritikan yang bertendensius yang berpecah kongsi dan mungkin tampil sebagai barisan oposisi, dengan mendokumenta...
Pancasila Dalam Perspektif Ketatanegaraan dan Kedudukanya Dalam UUD 1945

Pancasila Dalam Perspektif Ketatanegaraan dan Kedudukanya Dalam UUD 1945

Opini
Penulis: Anggar Putra, Mahasiswa Hukum Tatanegara UIN Alauddin Makassar Matawarta.id.- Indonesia sebagai bangsa yang majemuk terdiri dari beragam suku, budaya, ras, dan adat istiadat yang berbeda. Hal ini tentu memicu terjadinya tindakan disintegrasi, jika tidak dilandasi dengan suatu falsafah negara yang telah disepakati bersama oleh pendiri bangsa yakni Pancasila. Sebagai falsafah negara, Pancasila dipercayai sebagai norma dasar (grundnorm) yang dijadikan sebagai pondasi utama dalam setiap proses pembentukan produk hukum di Indonesia. terlebih ditetapkan dan disahkan pembukaan UUD NRI Tahun 1945 yang menegaskan secara implisit bahwa Pancasila sebagai dasar negara. Sehingga, segala bentuk aktivitas rechsbeoefening (pengembangan) hukum nasional harus berasaskan Pancasila. Gagasan...
Nilai Pancasila & Pemuda sebagai Harapan Baru

Nilai Pancasila & Pemuda sebagai Harapan Baru

Opini
Oleh : Miftahul Khair (Ketua Umum DPD IMM NTB) Mahasiswa Pascasarjana Unram. Matawarta.id. - Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Tentu diiringi dengan Konsep dan Tatanan aturan yang Mengatur segala lini kehidupan, disamping itu sebagai sebuah bangsa Yang memiliki ragam budaya, Suku, Agama, Ras, dan beranekaragam bahasa, tentu kita Harus mampu memiliki satu instrumen keyakinan yang akan dapat mendorong kita agar rasa dan keyakinan kita terhadap berbangsa itu menyatu, yakni Satu dasar yang bisa menjadikan kita satu sebagai keluarga besar yang bahu membahu baik dalam kehidupan sosial maupun dalam menjaga kehidupan individu dan keyakinan masing-Masing kelompok. Keberagaman yang dimiliki kita indonesia saat ini adalah merupakkan keniscayaan yang diberikan oleh allah SWT kepada kita yang...
Covid-19 Memaksa Kita Harus Mulai Akrab Dengan Teknologi

Covid-19 Memaksa Kita Harus Mulai Akrab Dengan Teknologi

Opini
Matawarta.id. -Total positip covid-19 di NTB hingga 30 Mei 2020 terkonfirmasi sebanyak 636 Orang. Namun dari jumlah tersebut patut bersyukur bahwa lebih dari 70% pasien positif dengan gejala klinis ringan, bahkan tanpa gejala (OTG) sehingga tetap tampak happy atau segar bugar. Warga kita yang covid 19 gejala ringan ini umumnya masih dirawat di rumah sakit darurat atau ruang isolasi terpadu yg tersebar di seluruh NTB. Sedangkan kurang dari 20% dari total pasien covid 19 merupakan pasien dengan gejala klinis sedang. Dan hanya sekitar 10% lainnya tergolong pasien bergejala klinis berat. Itupun kebanyakan dari mereka memiliki komplikasi dengan penyakit penyerta (Cormobid) lainnya. Kita juga sedikit lega dengan angka kasus kematian atau Case fatality rate dari yg terkonfirmasi positip...
Politik Semakain Tak Bermoral: Obral Isu Sultan Raja, Jena Teke, Sekarang Hanya Sebatas Simbolik

Politik Semakain Tak Bermoral: Obral Isu Sultan Raja, Jena Teke, Sekarang Hanya Sebatas Simbolik

Opini
Penulis: Mahasiswa Pasca Sarjana UNY, Muhammad Soalihin Matawarta.id. - Sebagai pengantar Sultan adalah gelar dalam dunia Muslim yang digunakan untuk merujuk berbagai kedudukan yang beragam dalam sepanjang sejarah penggunaannya. Namun seringnya, sultan digunakan untuk mengacu pada kepala monarki Muslim yang berkuasa atas sebuah negara Islam. Di masa modern, gelar sultan kerap disamakan dengan khalifah, meskipun terdapat beberapa perbedaan mendasar atas kedua gelar ini. Khalifah merupakan gelar untuk pemimpin seluruh umat Islam (terlepas sebagai pemimpin secara hierarkis atau sekadar simbolis), sementara sultan adalah penguasa dari sebuah negara Muslim, sehingga dia bukanlah pemimpin umat Muslim yang berada di wilayah kekuasaannya. Kedua gelar ini kerap disamakan. Sultan juga ker...