Shadow

15 Produk UMKM Kota Bima Disiapkan Untuk Gerai Alfamart

Kota Bima.- Sesuai dengan harapan dan kesepakatan pemerintah Kota Bima dan Pihak Retail Alfamart untuk etalase khusus Produk Lokal, para Pelaku UMKM kota Bima, kamis kemarin (4/3) bertemu untuk melakukan verifikasi legalitas administrasi.


Pertemuan sekaligus verifikasi produk yang dilaksanakan di ruang rapat UPT PLUT Kota Bima tersebut dihadiri oleh Direktur Perumda Bima Aneka, Julhaidin, Manajer Area Bidang Perijinan PT. Sumber Alfaria Trijaya. Tbk (Alfamart), Sukiman dan perwakilan dinas Perindag Kota Bima.

Sesuai dengan arahan Walikota Bima, HM. Lutfi, bahwa Perumda Bima Aneka ditunjuk untuk membantu dalam hal menfasilitasi dan me-verifikasi seluruh prasyarat yang dibutuhkan oleh Alfamart atas Produk UMKM Kota Bima. Termasuk menjadi penjamin bagi produk UMKM Kota Bima yang lolos kelayakan untuk dijual melalui etalase yang disiapkan oleh pihak Alfamart di 85 Gerai nya se pulau Sumbawa.

“Iya mas, Perumda Bima Aneka, oleh Pak Walikota Bima diminta untuk menfasilitasi produk UMKM dengan Pihak Alfamart. Termasuk menjaminkan kualitas dan kuantitas produk yang dibutuhkan” Ungkap, Julhaidin, selaku Direktur Perumda kepada media ini tadi malam.

Lebih lanjut, Julhaidin mengungkapkan bahwa, bukan hanya sekedar menfasilitasi produk-produk lokal yang diproduksi oleh UMKM Kota Bima, namun juga diminta untuk melakukan Takeover produk, yaitu membayarkan langsung produk UMKM yang diminta pihak Alfamart kepada UMKM agar UMKM terus berproduksi.

Baca Juga :  Hadirkan Direktur BUMD Kota Bima, DPMPTSP Adakan Kegiatan Promosi Penanaman Modal Daerah

“Perumda diharapkan membayar langsung sejumlah produk yang diminta oleh Alfamart agar modal mereka terus berputar. Karena kebijakan Alfamart, pembayaran ke supplyer paling cepat 14 hari dari proses tukar Faktur melalui invoice penagihan, biarkan itu menjadi urusan manajemen Perumda. Intinya, produk UMKM harus langsung dibayar saat pengambilan barang” kata Julhaidin memastikan.

Sementara itu, Sukiman yang juga dikonfirmasi oleh media ini meng-iyakan bahwa Kamis sore kemarin ikut hadir dalam pertemuan dengan pelaku UMKM. “Saya ikut melihat langsung produk-produk mereka, baik dari pengemasan produk, label produk hingga legalitas produksi. Menurut saya cukup layak, hanya saja nanti divisi Produk UMKM kami lah yang akan memutuskan itu” Tutur Sukiman.

Disinggung soal invoice tagihan Alfamart terhadap produk UMKM, Sukiman menegaskan bahwa pemerintah Kota Bima telah menunjuk manajemen Perumda Bima Aneka untuk mengaturnya. “Perumda Bima Aneka yang akan melakukan takeover atas produk UMKM yang dibutuhkan oleh Gerai Alfamart, jadi, Alfamart hanya akan tukar faktur dengan pihak Perumda saja. Pelaku UMKM dan pihak Alfamart sangat dimudahkan dengan alur seperti ini” Ungkapnya.

Lebih lanjut, Sukiman menambahkan bahwa pihak Alfamart Wilayah NTB telah meminta kepadanya untuk menyiapkan produk UMKM Kota Bima untuk masuk di 85 Gerai Alfamart se Pulau Sumbawa. “Tawaran pihak kami, produk UMKM Kota Bima jika memenuhi kelayakan kualitas dan kuantitas, akan dipasarkan di 85 Gerai Alfamart se Pulau Sumbawa. Itu komitment yang telah kami siapkan, tapi kita lihat dulu bagaimana rate penjualan produk lokal di Kota Bima dan eksperience dibeberapa gerai wilayah lainnya”.

Baca Juga :  Rangga Babuju Menjawab Anjloknya Harga Unggas Dengan Menu Siap Saji Yang Unik

Direncanakan gerai alfamart di Kota Bima akan mulai beroperasi pada tanggal 15 Maret 2021 ini. Yang akan diawali beroperasinya gerai yang berada dijalan Gatot Soebroto, Sadia 1 Kel Sadia Kota Bima. Kemudian satu persatu akan dioperasikan secara bertahap mulai April nanti. Informasi yang dihimpun oleh media ini bahwa ditahun 2021 ini, baru akan dioperasikan 5 gerai saja dan akan menyusul pada tahun berikutnya hingga berjumlah 11 Gerai se-Kota Bima. *Dhin

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *