Shadow

Hukrim

Kejaksaan Negeri Mataram Gelar Sidang Terdakwa Korupsi Benih Jagung 27. 3 Miliar

Kejaksaan Negeri Mataram Gelar Sidang Terdakwa Korupsi Benih Jagung 27. 3 Miliar

Headline, Hukrim
Mataram - Sidang Perdana Perkara Korupsi Penyimpangan Benih Jagung Distambun Propinsi NTB TA. 2017 dengan Kerugian Negara Rp. 27.3 Miliar. Rabu (25/08/2021). Juru Bicara Kejati NTB, Dedi Irawan, SH.,MH, menjelaskan, bahwa, sidang Perkara Korupsi terhadap 2 (dua) Orang Terdakwa Perkara Penyimpangan Benih Jagung pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Propinsi NTB Tahun Anggaran 2017 yakni Terdakwa Lalu Ikhwanul Hubby, SH dan Aryanto Prametu. "Perkara ini telah merugikan keuangan Negara sebesar Rp. 27.354.727.550.,- berdasarkan hasil perhitungan BPKP Perwakilan Mataram." Ungkapnya. Lanjutnya, Persidangan kedua Terdakwa tersebut berlangsung diruang sidang Pengadilan Tipikor Mataram dimulai sekitar pukul 13.00 Wita dengan Agenda Pembacaan Surat Dakwaan yang dipimpin oleh Ketua Majelis...
Tragedi Jurnalis Lamongan Korban Penganiayaan Oknum LSM LARM-GAK Masuk Tahap Penyidikan

Tragedi Jurnalis Lamongan Korban Penganiayaan Oknum LSM LARM-GAK Masuk Tahap Penyidikan

Headline, Hukrim
LAMONGAN - Penganiayaan yang terjadi terhadap jurnalis di Lamongan pada waktu lalu, korban FM (40) yang dilakukan oknum BH (38) warga perumahan Valencia Residen, Ds Sukomulyo, Kec Lamongan adalah oknum LSM LARM-GAK dan RS (27) warga, Dsn Sawu Ds.Sumberejo, Kecamatan Lamongan. Pemanggilan FM oleh Polres Lamongan untuk dimintai keterangan, BAP yang di dampingi oleh kuasa hukum Ahmad Umar Buwang SH dan Saksi MT Ketua Umum salah satu LSM Lamongan, Jum'at (13/08/21) pukul 13.30 WIB. "Hari ini saya mendampingi korban yang akan dimintakan keterangannya di dalam BAP (berita acara pemeriksaan) oleh penyidik," kata Buwang saat di konfirmasi awak media. Sabtu (14/08/21) Dia menjelaskan hari ini adalah jadwal BAP pertama yang digelar sejak pihaknya membuat laporan pada 7 Agustus 2021. ...
20,5 Kg Sabu Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

20,5 Kg Sabu Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

Hukrim
Surabaya – Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali gagalkan peredaran narkotika seberat 20,5 Kg jenis sabu-sabu siap edar dari 5 orang kurir jaringan lintas Provinsi antara Jawa - Sumatra. Di ketahui para tersangka berinisial CH (30) tahun, seorang perempuan dan MA (34) tahun, laki-laki asal Bandung. Kemudian EK (38) tahun, warga Sidoarjo, FH (25) asal Kabupaten Kuningan dan CL (22) asal Cipayung, Jakarta Timur. Berdasarkan keterangan Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, S.I.K., M.H., didampingi Kasatresnarkoba, Kompol Daniel Marunduri, S.I.K., M.H., menjelaskan penangkapan terhadap tersangka berawal dari informasi masyarakat bahwasanya akan ada pengiriman narkotika jenis sabu dari Medan ke Surabaya. Selanjutnya Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan pen
Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Ini Rincian Kerugian Negara Akibat Ulah Mantan Kadis Pertanian Kabupaten Bima

Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Ini Rincian Kerugian Negara Akibat Ulah Mantan Kadis Pertanian Kabupaten Bima

Headline, Hukrim
Kabupaten Bima.- Tipikor Satreskrim Polres Bima menetapkan tersangka kasus (Saprodi) program cetak sawah baru dengan dilanjutkan program bantuan pemerintah (banpen) berupa sarana SAPRODI (sarana produksi) yang bersumber dana APBN melalui Dirjen PSP Kementrian Pertanian. Dari hasil penyidikan Unit TIPIKOR Satreskrim Polres Bima menemukan fakta kejadian. Bahwa benar Adanya pada tahun 2016 Dinas Pertanian Kabupaten Bima mendapat program cetak Sawah Baru dengan dilanjutkan  program bantuan Pemerintah (Banpem) berupa bantuan SAPRODI (Sarana Produksi), yang bersumber dari Dana APBN melelaui Dirjen PSP Kementerian Pertanian Kepada Dinas Pertanian Propinsi sebagai KPA dan Dinas Pertanian Kabupatena Bima. Selaku PPK bantuan tersebut di peruntukan kepada masyarakat kelompok Petani yang ter
Bacok Warga Tambe, Pemuda Ini Diringkus Polisi

Bacok Warga Tambe, Pemuda Ini Diringkus Polisi

Hukrim
Kabupaten Bima.- Pulang dari Kota Bima dan hendak ke Dusun Lara Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Idra Jaya (25) warga Desa Tambe dibacok oleh FI (21) warga desa yang sama di depan SDN Sila 3 Desa Rasabou Kecamatan Bolo, Minggu (6/6) sekitar pukul 21.00 Wita kemarin. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek di bagian lengan bawah siku, luka  gores di bagian punggung sebelah kiri, dan luka gores di lengan bagian atas siku kanan. Kapolsek Bolo AKP Hanafi mengungkapkan, korban saat itu pulang dari Kota Bima dan hendak ke Dusun Lara Desa Tambe menggunakan motor. Setiba di depan SDN Sila 3 Kecamatan Bolo, tiba-tiba pelaku menghadang korban menggunakan sebilah parang yanng sudah terhulus dari sarungnya. “Karena dihadang, korban berhenti serta turun dari motornya. Lal
Biadab, Oknum Kepala Sekolah di Kota Bima Diduga Cabuli Lebih dari 10 Siswinya

Biadab, Oknum Kepala Sekolah di Kota Bima Diduga Cabuli Lebih dari 10 Siswinya

Headline, Hukrim
Kota Bima.- Sejumlah siswa di SDN 30 Kota Bima Provinsi NTB diduga dicabuli oleh oknum Kepala Sekolah (Kepsek) setempat HS. Tidak tanggung-tanggung, Kasek bejat itu bahkan telah mencabuli lebih dari 10 orang siswa di bawah umur di sekolahnya itu. Salah satu keluarga korban  H (20) mengungkapkan, motif yang menimpa adik bungsunya berawal dari oknum kepsek berpura-pura menanyakan uang saku kepada Bunga (bukan nama asli). Lalu bocah berumur kurang lebih 10 tahun tersebut dipegang-pegang bagian vitalnya. Lebih lanjut dia mengatakan, kepsek tersebut memanggilnya untuk mendatangi dirinya. Dengan polos anak kecil itu menghampiri kepsek itu. "Lalu kepsek itu panggil adik saya dan merogoh kantongnya lalu memegang-megang bagian sensitifnya," ujarnya. Ia meminta kepada pihak yang berw
Dugaan Kuat Pengaruh Narkoba, AG Nekat Cabuli Anak Kandungnya

Dugaan Kuat Pengaruh Narkoba, AG Nekat Cabuli Anak Kandungnya

Headline, Hukrim
Kota Bima - Diduga makai narkoba pria berinisial AG (43 tahun) warga Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima NTB ini mencabuli darah dagingnya sebut saja namanya Bunga (19 tahun). Dari pengakuannya Bunga bahwa ia kerapkali dicabuli oleh ayahnya dalam kamar sejak tahun 2016 lalu masa itu dirinya masih duduk di bangku sekolah kelas III SMP. "Pertama kali AG menyentuhnya sejak Tahun 2016 hingga 2021 ini," kata Bunga pada wartawan, Rabu (2/6/2021). Pengakuan Bunga, kronologis awalnya AG menyuruh mengurut pada kedua kaki namun saat itu kaki pelaku digesek gesekan kebagian Paha Bunga. Tidak sampai disitu, pelaku juga nekat masuk ke kamar Bunga mencium dan menindihnya. "Beruntungnya, saya pun spontanitas bangun dan melawan AG yang hendak memperkosa saya," ungkap Bunga. Di dalam kamar...
Rekaman CCTV Dugaan Begal Akatsuki Tidak Bisa Dijadikan Alat Bukti

Rekaman CCTV Dugaan Begal Akatsuki Tidak Bisa Dijadikan Alat Bukti

Hukrim
Kota Bekasi .- Rekaman CCTV (closed circuit television) pada peristiwa pembegalan di Jl. Perjuangan Teluk Pucung Kota Bekasi yang diduga dilakukan oleh geng motor Akatsuki pada tahun lalu, tidak bisa dijadikan alat bukti petunjuk. Hal itu dikatakan Usman S.H., M.H., Ketua Tim Kuasa Hukum LKBH IBLAM (Institute Business Law & Management) sebagaimana disampaikan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Bekasi pada Selasa (25/5/21) di ruang persidangan. "Majelis Hakim menyatakan bahwa alat bukti CCTV itu tidak bisa jadi alat bukti petunjuk, sehingga tidak bisa dihadirkan dalam proses persidangan perkara yang kami tangani," ucap Usman selaku Kuasa Hukum dari para terdakwa, Minggu, (30/5/21). Alat bukti petunjuk CCTV dalam pemeriksaan penyidik di Kepolisian Sektor (Polsek) Bek...
Pelaksanaan Proyek Rehab Irigasi Seniai Rp.3,4 M di Bima Diduga Langgar Prosedur

Pelaksanaan Proyek Rehab Irigasi Seniai Rp.3,4 M di Bima Diduga Langgar Prosedur

Hukrim
Kabupaten Bima.-  Pekerjaan proyek rehabilitasi irigasi Bontokape yang berlokasi di Desa Timu Kecamatan Bolo Bima NTB menuai sorotan keras. Pasalnya, Mega proyek dengan anggaran senilai Rp. 3,4 M yang bersumber dari Pemerintah Pusat dan Alokasi Dana Umum (DAU) yang dikerjakan oleh PT. Graha Bima Konstruksi tersebut banyak ditemukan pelanggaran. Berdasarkan pantauan sejumlah awak media  dan anggota LSM KAPAK NTB di lokasi proyek, ada sederet masalah yang diduga dilanggar oleh pelaksana proyek yang menjadi catatan penting. mulai dari soal campuran semen, bahan material seperti batu yang diduga diambil di sekitar lokasi proyek, hingga bascam sebagai tanda adanya proyek besar yang masuk pun tak didirikan. Terkait persolan tersebut, Direktur LSM KAPAK Syamsul Rizal yang juga ikut melakuka
KPK Sita Setumpuk Uang Saat OTT Bupati Nganjuk

KPK Sita Setumpuk Uang Saat OTT Bupati Nganjuk

Headline, Hukrim, Nasional
Nganjuk.- Bekerja sama dengan Bareskrim Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Nganjuk. Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat turut terjaring dalam OTT tersebut atas dugaan korupsi lelang jabatan. Dalam OTT tersebut, KPK menyita barang bukti berupa uang yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Melansir dari detiknews pada Senin (10/5/2021), tampak setumpuk uang sitaan KPK dari Bupati Nganjuk tersebut. Berdasarkan keterangan salah satu sumber dari KPK , uang tersebut merupakan suap terkait lelang jabatan untuk Novi. Ia menyebutkan, Novi menetapkan sejumlah nominal uang bagi yang ingin memperoleh jabatan. “Untuk camat Rp 100 juta, untuk staf hingga Rp 50 juta,” terangnya, Senin. Kendati demikian, KPK hingga kini belum merilis