Shadow

Digeluti Sejak 2015, Pengemis di Dompu Mengaku Dapat 100 Ribu Per Hari

Kabupaten Dompu.- Saat pria ini Abdurrahman alias Galang (41 tahun) warga Kelurahan Simpasai Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB mengemis di lokasi SPBU 54.842.02 mengaku satu hari dapat 100 ribu perhari.

Pada wartawan Galang mengatakan, pekerjaan ini ia geluti di tahun 2015 karena masa itu dirinya tidak bisa jalan lagi. Kedua kakinya terlindas mobil Dam truk mengangkut pasir akibatnya kedua kaki ini tak bisa berfungsi lagi (cacat permanen).

“Kedua kaki terlindas mobil saya pun hanya bisa menafkahi keluarga dengan menerima rejeki dari hamba Allah,” kata Galang saat ditemui, Minggu (30/5/2021) sekira pukul 10.00 Wita.

Kata dia, pagi sore ia mangkal di SPBU dan malamnya di pusat perbelanjaan samping Masjid Agung Baiturahman tepatnya di Bolly. Penghasilan dari dua lokasi itu cukuplah menafkahi keluarga.

“Dari hasil mengemis cukuplah menafkahi Istri, dua anak dan orang tua,” katanya.

Galang yang memiliki istri dari warga Desa Rababaka ini sangat beruntung dan berterimakasih dapat menikahi wanita seperti dia. Yang mana wanita itu sangat mengasihi nya.

“Saya menikahinya sejak tahun 2020 lalu. Dari hasil pernikahan itu anak pertama duduk di kelas dua SMA dan satunya masih balita,” ungkapnya.

Ditanya, pekerjaan istri atau anak anak untuk membantu nya? Jawab Galang, istrinya mengurus ibunya dan anak masih sekolah. Oleh sebab itu Galang menjadi pengemis untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Baca Juga :  Bentrok Ormas GEMPA VERSUS PBB, Ini Klarifikasi Ketua DPD Bekasi Raya

“Saya pribadi mengucapkan banyak terima kasih kepada hamba Allah yang selalu memberikan rezeki kepada saya,” tuturnya. *Bang Can

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *