Shadow

Hadiri Wisuda MTsN 1 Dompu, Ini Pesan Ketua PKK Pada Siswa

Kabupaten Dompu – Menghadiri Wisuda alumni ke XXXI Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) I Dompu Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Dompu Hj. Lilis Suryani berpesan kepada ratusan siswa/siswi yang telah lulus untuk melanjutkan ke sekolah lebih tinggi agar kelak menjadi generasi mandiri berguna bagi orang tua, daerah dan Negara.

Lanjut istri Bupati Dompu, dengan berbekal ilmu yang diajari oleh guru yang ada di MTsN para siswa/siswi mampu berdaya saing dengan sekolah lainnya.

“Jadilah generasi yang bisa dibanggakan bukannya menjadi generasi pemakai narkoba, miras dan ketergantungan main game,” kata Hj. Lilis Suryani saat menyampaikan sambutannya, Sabtu (5/6/2021) sekira pukul 10.00 Wita.

Lanjutnya, masa ini generasi muda terancam kehancuran. Kehancuran disebabkan karena faktor obat obat terlarang dan pengaruh digital seperti Handphone. Dengan adanya sekolah MTsn diharapkan mampu mengurangi generasi dibawah pengaruh Narkoba dan korban digital dengan memperdalam ilmu agama disekolah.

“Menghadapi era globalisasi sekarang ini yang pertama kita harus memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta selalu bersyukur atas apa yang sudah diciptakan oleh Allah kepada kita semua dan tentunya kami harapkan kepada guru untuk tidak pernah bosan memberikan yang terbaik bagi siswa siswi MTsN pada khususnya,” harapnya.

Namun sebelumnya, Kepala MTsN I Dompu Ilham Usman, M.Si mengatakan, di tahun ajaran 2020/2021 sekolah ini pada kelas VII total siswa 247, kelas VIII 209 siswa dan kelas IX 190 siswa. Hari ini MTsN akan mewisuda kelas IX.

Baca Juga :  Kendala Anggaran, Empat Portal Ditunda Dibuat di Kelurahan Kandai Satu

“Total keseluruhan siswa/siswi di MTsN I Dompu 646 orang dan bagi yang mengikuti ujian lulus semuanya,” jelas Ilham depan tamu undangan.

Lebih lanjut Ilham, minat masyarakat Dompu menyekolahkan anaknya disekolah MTsN sangat tinggi, sementara tempat proses belajar mengajar hanya 15 lokal saja itupun dua ruangan komputer dipakai buat ruangan belajar mengajar sehingga totalnya 17 lokal.

“Jujur, kami sangat kekurangan ruangan kelas di sekolah ini. Tahun ajaran baru di tahun kemarin saja kami menolak murid baru lantaran kekurangan kelas buat belajar mengajar,” ungkapnya.

Berbicara mutu pendidikan sekolah Madrasah tidak kalah saing dengan sekolah lainnya seperti sanggar seni, sekolah berbasis IT dan bahkan sekolah ini diwajibkan untuk menghafal Al-Qur’an.

“Selain itu, kami mampu meraih juara dua tingkat Nasional pada mata lomba peneliti muda yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI. Pesertanya Madrasah seluruh Indonesia,” tuturnya.

Dari pantauan wartawan turut hadir juga dalam kegiatan yakni Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu Drs. H. Syahril, M.Si, Camat Woja Suherman, S.Pt, Kepala UPTD Puskesmas Dompu Barat Mujakir, SKM, Kasubag TU Kemenag Dompu Drs. H. A. Gani, Kasi Penmad Drs. H. Hasaruddin Majid, Kasi Bimas Islam Drs. H. Muh. Ihsan, Kasi PAI Alimuddin, S.Ag, dan Ketua Darma Wanita Kementerian Agama Kabupaten Dompu beserta anggota. (Bang Chan).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *