Shadow

Kejaksaan Negeri Mataram Gelar Sidang Terdakwa Korupsi Benih Jagung 27. 3 Miliar

Mataram – Sidang Perdana Perkara Korupsi Penyimpangan Benih Jagung Distambun Propinsi NTB TA. 2017 dengan Kerugian Negara Rp. 27.3 Miliar. Rabu (25/08/2021).

Sidang Terdakwa Korupsi Benih Jagung. Foto – Ist

Juru Bicara Kejati NTB, Dedi Irawan, SH.,MH, menjelaskan, bahwa, sidang Perkara Korupsi terhadap 2 (dua) Orang Terdakwa Perkara Penyimpangan Benih Jagung pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Propinsi NTB Tahun Anggaran 2017 yakni Terdakwa Lalu Ikhwanul Hubby, SH dan Aryanto Prametu.

“Perkara ini telah merugikan keuangan Negara sebesar Rp. 27.354.727.550.,- berdasarkan hasil perhitungan BPKP Perwakilan Mataram.” Ungkapnya.

Lanjutnya, Persidangan kedua Terdakwa tersebut berlangsung diruang sidang Pengadilan Tipikor Mataram dimulai sekitar pukul 13.00 Wita dengan Agenda Pembacaan Surat Dakwaan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Catur Bayu Sulistyo, SH dengan Anggota Majelis Agung Prasetyo, SH.,MH dan Abadi, SH., Penuntut Umum I Wayan Suryawan Dkk, dan terhadap Terdakwa Lalu Ikhwanul Hubby didampingi oleh Penasehat Hukunnya Kurniadi, SH. dan kawan kawan dan Terdakwa Aryanto Prametu didampingi oleh Emil Salim, SH selaku Prnasehat Hukumnya.

“Kedua Terdakwa didakwa dengan Dakwaan Primair yaitu sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Dakwaan Subsidiar sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.” Jelasnya.

Baca Juga :  Hasil Rapat Paripurna, Muhammad Sidik Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bima

Persidangan terhadap kedua Terdakwa tersebut merupakan persidangan Perdana Perkara Korupsi Penyimpangan Benih Jagung pada Dinas Pertanian Propinsi NTB Tahun Anggaran 2017 yang mana Berkas Perkara displitzing atau dipisah menjadi 4 (empat) Berkas Perkara dengan masing masing berkas perkara antara lain Terdakwa Huznul Fauzi , I Wayan Wikanaya, Aryanto Prametu dan Terdakwa Lalu Ikhwanul Hubby.

“Untuk Terdakwa Huznul Fauzi dan Terdakwa I Wayan Wikanaya akan disidangkan pada Hari Kamis tanggal 26 Agustus 2021 dengan Agenda Pembacaan Surat Dakwaan.” Bebernya.

Sambungnya, Persidangan terhadap kedua Terdakwa tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar dan berakhir sekitar pukul 14.30 Wita.”Persidangan selanjutnya ditetapkan pada Selasa mendatang tanggal 31 Agustus 2021 dengan Agenda Eksepsi Dakwaan Penuntut Umum oleh Penaehat Hukum kedua Terdakwa.”Tutupnya. (DH).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *