Shadow

Laporan Berbasis Digital Telah Ada di Seluruh SD SMP di Dompu

Kabupaten Dompu.– Dengan terus berbenah untuk memajukan pendidikan di Indonesia, saat ini ada terobosan terbaru dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Dirjen Paud dan Dikdasmen yakni Rapor Pendidikan Indonesia yang berbasis data, sistim pelaporan bebasis digital ini telah ada sejak 2021 lalu di seluruh SD SMP di Kabupaten Dompu.

Foto Sekertaris Dinas Dikpora Kabupaten Dompu Dwi Erza, ZSD.

Salah seorang Pengawas Kabupaten Dompu Khaerul Anwar yang ditemui wartawan mengatakan, basis data yang maksud adalah hasil asesmen tahun 2021 yang sudah dirilis dan sudah di download.“Semua jenjang sekolah ditingkat SD SMP sudah menerima rapor pendidikan berbasis data. Adapun tugas sekolah untuk selanjutnya dianalisis, dari hasil analisis itu sebagai rencana kerja untuk tahun selanjutnya,” kata Khaerul Anwar pada wartawan, Jum’at (15/7/2022) pagi diruang Sekertaris Dikpora Dompu.

Tidak sampai disitu Khaerul juga membeberkan bahwa gambaran rapor pendidikan mulai dari berwarna Biru, Hijau, Kuning dan Merah. Warna warna yang ada menandakan levelnya dan warna merah yang paling rendah.“Warna menunjukan level bagi sekolah bersangkutan, yang terbaik berwarna Biru. Ketika sekolah mendapatkan data berwarna merah maka pihak sekolah wajib menganilis kenapa sampai demikian hingga menyimpulakan akar masalah,” tuturnya.

Selanjutnya sekolah melakukan refleksi. Apa yang sudah baik dilaksanakan dan apa yang masih kurang tahun sebelumnya. Dari refleksi ini sekaligus memunculkan masalah, dari sekian masalah masalah ini ada beberapa akar masalah yang wajib dipecahkan.”Akar masalah inilah yang diangkat oleh sekolah untuk dimasukkan ke Rencana Kerja Sekolah,” lanjutnya.

Rapor pendidikan biasanya berbeda beda ditiap sekolah, salah satu contoh kasus misalkan terjadi kekerasan seksual dilingkungan sekolah. Sementara pihak sekolah tidak memberikan informasi yang akurat maka pengawas bisa bertindak disertai data yang ada.“Kami sebagai pengawas akan selalu mengontrol melalui rapor pendidikan berbasis data. Gunanya meperbaiki proses yang salah membenahi terbaik menjadi terbaik agar kelak menjadi sekolah yang professional lagi.,” tegasnya.

Diharapkan, memasuki ditahun ke dua ini bagi sekolah yang mendapatkan warna merah atau kuning untuk bisa berbenah diri menjadi lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.”Jujur di Kabupaten Dompu banyak berwarna merah,” tutupnya.

Kepala Dinas Dikpora melalui Sekertaris Dinas Dikpora Kabupaten Dompu Dwi Erza, ZSD mengharapkan untuk seluruh sekolah lebih giat lagi melakukan terobosan terbaru agar kelak dunia pendidikan semakin meningkat dari tahun sebelumnya.“Mutu pendidikan harus dipertahankan. Masa depan anak bangsa ada pada sector pendidikan tentunya peran serta guru harus lebih professional lagi,” harap pria yang murah senyum ini pada wartawan.*BANG CHAN.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.