Shadow

Lumpuh Total, Sumarni Warga Tambe Kecamatan Bolo Butuh Uluran Tangan Dermawan

Kabupaten Bima,- Akibat tertusuk cilok sa’at jalan Sumarni (37) tahun, istri dari Abakar(39) tahun warga Rt 13 Dusun Mekarsari Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, NTB, alami infeksi pada pergelangan kaki kirinya hingga lumpuh total.

Sumarni Bersama Suaminya. Foto – Ist.

Kondisinya yang dialaminya sangat memprihatinkan dan butuh perhatian semua pihak dan para dermawan.

Sumarni menikah dengan abakar pada 19 tahun yang lalu bahtera rumah tangga mereka berjalan bahagia hingga di karuniai tiga orang anak. Dua perempun dan satu laki-laki. Sehari-harinya sumarni menjadi istri yang sangat ta’at pada suami seperti pasangan rumah tangga lainya, jarang keluar rumah dan selalu menjadi ibu yang baik mengurus anak anaknya bahkan menjadi istri yang soleh dan sangat taat pada suaminya.

Suami Sumarni, Abakar menjelaskan bahwa istrinya mengalami infeksi parah seperti itu karena ditusuk oleh tusukan cilok di dekat rumahnya yang tergeletak di jalan. Melihat itu sumarni awalnya merasa kesakitan dan melapor pada suaminya untuk mencabut tusukan itu.
“Tusukan itu di cabut dan mengobatinya seperti luka biasanya,”tutur abakar. Rabu(8/09/2021)

Lanjutnya, akibatnya, sumarni merasa sangat kesakitan dan masih bisa berjalan, setelah lukanya berjalan satu bulan ia tidak bisa berjalan lagi dan hanya bisa duduk melihat kondisi kakinya yang makin lama makin memburuk.

Baca Juga :  Hasil Survei Partai Nasdem, Elektablitas IDP-Dahlan Unggul Dari Paslon Lain Pada Pilkada Tahun 2020

“Hampir dua bulan lamanya sumarni sudah tidak bisa duduk lagi hanya tangan dan mulut saja yang bisa digerakan,” Tutur suaminya.

Infeksi kaki yang makin memburuk dan hancur karena gula basah menggrogoti kaki dan tubunya membuat kaki sumarni hancur dan bernanah hingga menyebabkan bau busuk yang menyebar di seluruh rumanya.

Setiap minggu sumarni melakukan pemasangan infus di rumahnya selama selama 3 bulan sampai dengan saat ini. Selain itu pergantian ferban dan pembersihan luka yang nanah pada pergelangan kakinya yang infeksi akibat gula basah dialaminya Selain itu, usaha terus dilakukan, bahkan pernah di rujuk di RDUD Dompu namun belum ada hasil yang signifikan.

“Pernah koma karna sangat membutuhkan darah, setelah mendapatkan darah dan kondisi membaik akhirnyan di pulangkan namun kakinya masih seperti biasa,” tuturnya

Ia berharap, istrinya bisa mendapat keajaiban dari Allah sehingga derita yang dialami itu mendapat kesembuhan dan semoga ada para dermawan dan pemerintah yang bisa melihat kondisinya saat ini.

“Sudah puluhan juta yang di habiskan selama ini kini hanya tinggal rumah yang di miliki,” Tuturnya dengan nada sedih dan mata berkaca kaca.(DH).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *