Shadow

Memotret Dari Dekat, “Dapur” Perumda Kota Bima (Catatan Adi Supriadin)

Direktur Perumda Kota Bima, Julhaidin, SE, (Rangga Babuju) Perkenalkan Mesin Kecil dan Besar, Seperti Digital Printing, Mesin Sablon, Mesin Pemotong Kardus, Mesin Kemasan Kepada Ketua KPU Kabupaten Bima, Imran SH. Bersama Komisioner KPU Ady Supriadin. Foto – Ist

Tak terasa saya dan Ketua KPU Kabupaten Bima Pak Imran Laukosy hampir 3 jam duduk bersama Direktur Perumda Kota Bima, Julhaidin, SE atau biasa disapa Bang Rangga Babuju, kemarin siang, selasa, (24/8/2021). Persis di pelataran depan gedung Perumda itu obrolan santai kami jadi panjang lebar.

Padahal tadinya saya berpikir hanya sebentar untuk silaturrahmi biasa, terus keliling sebentar lalu pulang. Setidaknya mengobati penasaran dari catatan testimoni Pak Khairudin M. Ali yang nyambi vaksin beberapa hari lalu tentang Perumda. Bagaimana rupa dari dekat “dapurnya” Perumda yang baru 2 bulan jalan itu.

Tapi bisa ditebak, rencana cuman sebentar pasti gagal kalau sudah disuguhi kopi. Salah satu produk usaha andalan Perumda juga. Pak Imran malah tidak terasa dua gelas habis kopinya. Saya menerka, ini semacam “welcome drink” khasnya Bang Rangga untuk membuat tamu tidak cepat beranjak.

Dari sejak kenal beliau, saat saya masih di media dulu, saya tahu betul beliau punya banyak ide dan cerdas mengeksekusi gagasannya. Kelebihan lain juga yang tak semua orang punya dari direktur gondrong ini adalah kemampuannya mengelola SDM. Tenaga pendukung Perumda yang beberapa waktu lalu diseleksi itu isinya potensi muda kreatif semua yang siap mengeksekusi ide Bang Rangga.

Baca Juga :  Curahan Hati dr. Emilia Nissa Khairani Salah Satu Pejuang di Garda Terdepan Pandemik CoVid-19

Jejaring pertemanannya juga luas, mulai anak pengusaha, akademisi hingga para pejabat. Tapi gayanya santai tidak dibuat-buat. Kadang kalau saya sesekali kerumahnya, Bang Rangga sedang ngasih makan bebek atau nguras kolam lele.

“Kita punya beberapa unit usaha di Perumda ini. Ada yang sudah jalan dan sebagian dalam proses Mas Ady,” ujar Bang Rangga membuka obrolan.

Gebrakan baru Perumda saat ini malah usaha yang terbilang sangat berani yaitu pengadaan Kapal Pesiar yang harganya cukup fantastis. Tapi tentu saja idenya tak main-main juga.

“Kita sudah siapkan sejumlah paket trip untuk promosi. Kapalnya akan segera datang,” ujarnya meyakinkan. Kemudian memaparkan potensi benefit dari Kapal Pesiar yang menurut saya masuk akal sekali.

Saya tidak begitu kaget, karena ide pengelolaan jasa Kapal Pesiar dari Bang Rangga ini sudah pernah diutarakannya saat kami diskusi sekitar Tahun 2018 lalu. Lewat wadah Perumda inilah ide itu kemudian baru bisa direalisasikan.

Setelah cukup ngobrol, saya dan Pak Imran diajak berkeliling melihat dari dekat “dapur” Perumda Kota Bima. Sayapun lebih banyak bertanya dan mendengarkan penjelasan Bang Rangga. Mungkin kebiasan karena sering interview narasumber.

Fokus Perumda diawal merintis ini memang tidak satu. Lainnya itu seperti aneka oleh-oleh khas Bima yang sudah ditata di etalasenya di ruangan gedung depan bekas PLUT. Lokasinya sangat pas karena mudah dijangkau para tamu hotel di sebelah yang mau bawa oleh-oleh pulang.

Baca Juga :  Covid-19 Memaksa Kita Harus Mulai Akrab Dengan Teknologi
Ketua KPU Bersama Komisioner KPU Kabupaten Bima Melihat Dari Dekat Pusat Pembelanjaan Oleh Oleh Khas Bima Yang Disediakan Oleh Perumda Kota Bima. Foto – Ist.

Sementara di gedung belakang ada beberapa mesin kecil dan besar yang juga dikelola sebagai unit usaha. Seperti Digital Printing, Mesin Sablon, Mesin Pemotong Kardus, Mesin Kemasan. Semuanya sudah mulai beroperasi dan prospeknya sangat menjanjikan. Selain itu saya bersama pak Imran melihat langsung juga tempat penjualan paket oleh oleh Khas Bima.

Pak Imran nampaknya tertarik ingin menjajaki kemitraan Perumda dengan KPU Kabupaten Bima. Semisal mencetak alat peraga sosialisasi, kebutuhan seminar kit kegiatan dan tiket perjalanan luar daerah yang bonus service antar ke bandara itu.

Karena waktu makin sore dan kopi mau ditambah lagi, saya terpaksa menyela obrolan untuk pamit pulang.***

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *