Shadow

Pasar Malam di Kota Bima Dububarkan Tim Gabungan

Kota Bima – .Tim gabungan terdiri dari TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja melakukan instruksi Pembongkaran pasar lebaran kepada para pedagang di pasar Amahami Kota Bima.Tim yang dipimpin langsung Kapolres Bima kota dan Dandim Bima melakukan sidak keliling bangunan pasar malam untuk menghimbau dan langsung melarang untuk berjualan.

Tim Gabungan di Lokasi Pasar Malam Kota Bima. Foto – Van.

Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejho Wicaksono,S.I.K SH mengungkapkan instruksi pembongkaran pasar lebaran ini dinilai adanya kerumunan tidak taat protokol kesehatan Covid-19. Sebab itu pihaknya meminta agar segera semua peralatan dibongkar semuanya dan tidak ada lagi aktivitas penjualan.

Pihaknya juga menekankan dua opsi pedagang harus segera mengosongkan lapangan pasar Ama Hami. jika tidak Anggota akan tutup semua,jika masih melakukan aktifitas pihaknya akan menyita alat dan jenset yang masih melakukan aktifitas ungkapnya dihadapan pedagang wahana sarana permainan anak.

“Kami instruksikan agar segera dibongkar ini melanggar protokol kesehatan,”kata Kapolres.

Kapolres juga mengingatkan, langkah ini dilakukan mengingat di India wabah Corona sudah mencapai 70 persen terjangkit. karena kurangnya kesadaran dan kerumunan, evoria,dan melupakan protokol kesehatan serta mengabaikan aturan kesehatan, hal ini menjadi perhatian Pemerintah.

Dijelaskan” Kami sudah sampiakan Panitia dan Asosiasi pedagang seluruh Indonesia (APSI) memiminta agar di bongkar tenda tenda masing-masing. jika masih ada kegiatan akan kami tindak pengamanan orang dan barang akan kami sita.

Baca Juga :  Di Museum Asi Mbozo, Siswa Berkunjung Studi Meningkat

Lanjut Kapolres, Membludaknya orang di pasar malam juga tidak taat protokol kesehatan jadi ancaman. makanya kita beri izin sebelumnya karna panitia dan pelaku pasar jamin penegakan protokol kesehatan namun tidak sesuai harapan dilapangan.

“Kami melakukan peringatan instruksi ini kurangnya kesadaran kerumunan, pasar malam, takutnya ada klaster baru Covid 19 lagi,”beber Kapolres.

Disinggung soal adanya perjudian waktu di pasar malam ? Kapolres mengaku belum menerima aduan, itu hanya ada dugaan kalau ada bukti kami tindak.

“Kosongkan seluruh pasar malam mulai hari ini. tidak ada aktivitas apapun, Kami menilai Kurangnya taat protokol kesehatan pengunjung,”imbuhnya.

Pantauan MATAWARTA di lokasi beberapa pedagang juga tidak terima dilakukan pembongkaran,sempat melakukan debat dengan panitia pasar malam keberlangsungan kegiatan pasar malam. (Van).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *