Shadow

Pelelangan Sepihak Oleh Bank BRI Cabang Dompu, Kasus Ini Masuk Tahap Mediasi di Pengadilan

Kabupaten Dompu – Kasus dugaan pelelangan sepihak oleh Bank BRI cabang Dompu terhadap pokok perkara satu unit bangunan rumah milik Muhammad warga Kelurahan Kandai Dua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB masuk ke tahap mediasi di Pengadilan Negeri Dompu.

Nasabah Atau Korban Muhammad. Foto – Bang Chan.

Muhammad yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, kasus persidangan telah berjalan dua kali Senin besok yang ketiga kalinya.”Agendanya masih mediasi antara kami, pihak Bank, Notaris dan pemenang lelang,” kata Muhammad, Sabtu (5/6/2021) sekira pukul 12.00 Wita.

Kata dia, sebelum kasus tersebut ke Pengadilan pihaknya sudah terlebih dahulu dimediasi oleh beberapa anggota DPRD Kabupaten Dompu pada agenda dialog terbuka di ruang rapat Dewan.

“Mempertahankan kebenaran kami siap mempertahankan bangunan rumah yang ditempatinya sekarang,” katanya.

Janji dewan kepadanya akan membentuk tim Pansus terkait dugaan pelelangan sepihak Bank yang mana mereka belum mengantongi putusan Pengadilan.

“Di putusan dialog terakhir di DPRD kami diarahkan kasus ini ke Pengadilan dan dari DPRD akan membentuk Pansus,” ungkapnya.

Sementara ketua Komisi II DPRD M. Subhan SE, mengatakan, setelah dilaksanakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) membahas persoalan itu, pihak DPRD menarik kesimpulan merekomendasikan kepada pihak korban untuk mengambil langkah hukum.

“Dan bila di perlukan lembaga ini akan membetuk Panitia Khusus (PANSUS) guna menyelidiki lebih dalam lagi terhadap persoalan ini,” kata Subhan yang dikonfirmasi melalui via WhatsApp.

Baca Juga :  Diduga Hina Suku Donggo di Akun FB, Belqis Rayyan Alfarisqi Dilaporkan ke Kapolda NTB

Lanjutnya, pasca rapat lintas komisi yang meliputi delapan fraksi tiga diantaranya PPP, Golkar dan Partai Demokrat untuk segera membentuk Pansus, sisanya untuk meninjau kembali kasusnya.

“Intinya waktu dekat Insya Allah kami akan melaksanakan RDPU sejauh mana langkah langkah yang sudah di ambil oleh pihak korban supaya persoalan cepat terselesaikan,” tutupnya. (Bang Chan).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *