Shadow

Polemik BumDes, BPD Bersama Pemuda dan Masyarakat Desa Mpuri Gelar Rapat

KABUPATEN BIMA.- Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mpuri menggelar pertemuan dalam rangka mendengar laporan pertanggungjawaban Bumdes desa setempat.

Foto Rapat BPD, Pemdes Bersama Pemuda dan Masyarakat.

Kegiatan itu berlangsung di Aula Kantor Desa Mpuri, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima NTB pada Senin, 17 Januari 2022.

Ketua BPD Usman menyampaikan sebagai BPD perlu menindaklanjuti aspirasi pemuda dan masyarakat terkait pelapor penggunaan anggaran Bumdes pada tahun 2017 dan 2019 sebesar Rp.130 juta.

“Rapat ini Sesuai dengan rapat internal BPD, Pemdes, Bumdes dan para pemuda pada Jum’at, 14 Januari 2022 Lalu.” ungkap Ketua BPD pada saat sambutannya.

Pada Kesempatan itu, Ia berharap, semoga dalam pertemuan akan lahir sebuah solusi yang baik dan diselesaikan dengan kepala yang dingin atas apa yang menjadi tuntutan pemuda.

Sementara itu, Kepala Desa, Abdullah, S.Pd, selaku pemerintah Desa ia mengajak masyarakat dan pemuda agar menyelesaikan permasalahan dengan bijak dan mengutamakan kearifan lokal.

“Kita dengarkan bersama pembacaan pelapor Bumdes oleh Pengurus Bumdes Desa Mpuri,” ucap Kades Saat Sambutannya.

Pantauan Media ini, Pengurus Bumdes yakni Ketua Bumdes, Ihwan membacakan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran Bumdes tahun 2017 dan 2019 sebesar Rp. 130.000.000,- (Seratus tiga puluh juta rupiah). Laporan penggunaan BumDes tahun 2017 sebesar Rp. 30 juta dan Tahun 2019 sebesar Rp.100 juta.

Pengurus Bumdes juga membagikan copian lembaran item-item penggunaan anggaran tersebut kepada para tamu undangan.

Selesai membacaan laporan oleh Bumdes, pemuda diwakili oleh Furkan membantah, bahwa laporan tersebut tidak sesuai dengan fakta lapangan dan melanggar mekanisme sesuai tertuang didalam Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

“Kami meminta kepada Pemdes agar hadirkan AD/ART Bumdes Mpuri,” ujarnya.

Kemudian terjadi cekcok antara pengurus Bumdes dengan para pemuda, pemdes, BPD hingga situasi memanas. Perdebatan panjang masih berkelanjutan, situasi pun mampu dilerai oleh kepolisian dan tokoh masyarakat yang hadir.

Pada Kesempatan itu, Pemuda meminta surat penyataan hitam diatas putih kepada pemdes, BPD dan Bumdes sebagai bukti untuk pegangan agar dikemudian hari pihaknya menagih janji tersebut.

Diunjung pertemuan ini, karena tak ada surat pernyataan dari pemdes, ketika petermuan lanjutan pada Jum’at, 21 Januari 2022 nantinya, pemuda dan masyarakat akan cocokan data diberikan oleh Bumdes.”Benar atau tidaknya kepada masyarakat yang menerima bantuan dari Bumdes, Wajib hukumnya akan melakukan penyegelan kantor Desa Mpuri.” ancam Perwakilan pemuda yang hadir rapat tersebut.

Diunjung pertemuan ini tak membutuhkan solusi. Dalam pertemuan ini dihadiri ketua BPD, Kades, sekcam, Kapolsek Madapangga, Pengurus Bumdes, Toga, Toma, Tope dan masyarakat setempat.*Van.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.